Investor Hilang Kepercayaan kalau Semen Rembang di Intervensi Politisi Parpol

semen-indonesia-_130701215153-201

Jakarta. Aksi massa penolak pabrik PT Semen Indonesia di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah, yang ingin bertemu mantan Presiden Megawati Soekarno Putri akan membuat cacat mata Indonesia di mata investor.

 

Investor akan menilai bahwa perekonomian dan investasi di Indonesia tak lagi menarik sebab sudah dicampuri politisi, sehingga bukan murni persoalan bisnis. Politisi di mata investor seharusnya bersikap netral menyangkut iklim investasi.

 

Demikian dikatakan Ketua APINDO Danang Girindrawardana, Jumat (9/6). Terkait itu, Danang meminta sebaiknya Megawati mempertimbangkan untuk menemui para massa penolak Semen Rembang.

 

“Secara perekonomian Indonesia akan berbahaya, ke investasi. Apalagi kalau sampai Megawati nanti menerima mereka. Investor bakal menilai investasi di Indonesia sudah di politisasi,” ujar Danang.

 

Guna informasi, massa penolak Semen Rembang berencana bertemu dengan Megawati. Mereka ingin mengadukan peledakan yang dilakukan Semen Rembang karena menandakan pabrik tetap beroperasi dan menambang.

 

Massa penolak Semen Rembang menganggap itu melanggar keputusan KLHS Kendeng yang memutuskan dilarangnya pabrik menambang bahan baku.

 

Menurut Danang, sebaiknya semua polemik yang berkaitan dengan Semen Rembang dipercayakan ke Pemerintah Indonesia.

 

“Apalagi kan sudah ada keputusannya. Biar pemerintah yang menyelesaikannya,” tutur Danang.

 

Danag juga berpendapat, sikap massa penolak Semen Rembang yang ingin menemui Megawati merupakan langkah yang tidak tepat. Tidak ada kaitan antara seorang ketua umum partai politik terlibat mengambil keputusan yang merupakan kewenangan pemerintah.

 

“Dipikirkan ulang saja. Megawati itu kan ketua umum partai politik. Secara moralitas dan etika tidak tepat ikut campur kewenangan pemerintah, apalagi soal urusan perekomian dan investasi,” ucap Danang.

 

Danang justru mengajak agar massa penolak Semen Rembang melihat lebih luas kepentingan nasional yang ada. Gagalnya Semen Rembang akan berdampak kepada tingkat kesejahteraan masyarakat juga.

 

“Masyarakat Rembang yang saudara kita semua juga akan menjadi korbannya. Lapangan pekerjaan hilang, tidak ada pertumbuhan ekonomi akhirnya di sana,” kata Danang.

 

Hingga saat ini Semen Rembang kabarnya masih belum melakukan penambangan bahan baku. Menurut Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia Agung Wiharto, hal tersebut sesuai keputusan KLHS Kendeng.

 

“Kami amat menghormati keputusan tim KLHS yang menetapkan sementara belum boleh menambang. Tapi kan keputusan tim KLHS tidak melarang pabrik Semen Rembang beroperasi,” ucap Agung.

 

Sedangkan menyoal peledakan yang dilakukan Semen Rembang, ungkap Agung, itu bukalah aktivitas penambangan bahan baku. Peledakan tersebut hanya untuk membuka akses jalan menuju pabrik agar tidak mengganggu pemukiman masyarakat sekitarnya.

 

“Peledakan juga hanya 2-3 titik saja dan jauh dari lingkungan pemukiman masyarakat. Namun massa penolak Semen Rembang tidak pernah meminta klarifikasi kami dan langsung mengopinikan negatif ke publik,” ujar Agung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s