JMPPK Terus Bohong demi Kepentingan Pemodalnya Gagalkan Semen Rembang

Demi memuluskan hasrat menggagalkan beroperasinyq perusahaan negara PT Semen Indonesia (PT SI) di Rembang, Jawa Tengah, Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) yang dikomandoi Joko Prianto dan Gunretno warga Pati tidak hentinya berbohong di media.

Baru-baru ini JMPPK kembali menipu dengan mengirimkan undangan peliputan kepada wartawan untuk menghadiri diskusi Sedulur Kendeng di Kementerian ESDM. Tapi kemudian diketahui bahwa kesepakatan JMPPK dengan ESDM hanya audiensi tanpa melibatkan pihak media.

JMPPK bohong lagi!

Kontradiksi ketika perjuangan yang katanya demi mencari keadilan justru dilakukan dengan cara picik. Bohong sudah menjadi budaya pribadi Joko Prianto, Gunretno dan kelompok penolak. Menjadi penyakit yang sulit disembuhkan sehingga bukannya malu dan bersalah tapi justru bangga terus mengulangnya.

Gunretno mengaku dan membawa nama Komunitas Samin sebagai bagian dari dirinya. Tetapi kaum Samin asli telah menyatakan tegas: Gunretno bukan Samin!

Kaum Samin smerupakan komunitas yang terbentuk untuk menolak  kapitalisme belanda di abad ke-19. Penyebarannya penganut Samin tersebar di Desa Klopodhuwur, Blora, Jawa Tengah dan Desa Tapelan di Kecamatan Ngraho, Bojonegoro, Jawa Timur.

Pernah juga dalam forum terbuka yang disiarkan sebuah radio swasta di Semarang, Gunretno mengakui hasil panen padi dari satu hektar sawahnya mencapai 17 ton. Tentu saja ini adalah perbuatan pembohongan publik. Berdasarkan data BPS Kabupaten Pati, Jawa Tengah, produktivitas padi sawah dan padi ladang rata-rata di tahun 2015 sebanyak 5,04 ton per hektar. Sementara di Kabupaten Rembang produktivitas padi sawah dan padi ladang rata-rata di tahun 2015 adalah 6,09 ton per hektar.

Bahkan persidangan yang menuntut pembuktian hukum sesuai fakta, JMPPK juga bohong kepada Hakim dengan menjadikan bukti daftar warga penolak PT SI berjumlah 2.051 padahal di dalam bukti itu adalah nama-nama robot yang biasa muncul dalam film seri anak-anak, seperti Ultraman, Power Rangers hingga ada yang menjabat copet terminal, presiden RI 2025, menteri dan pencatutan 30 nama balita sebagai tanda tangan palsu.

Dasar JMPPK tukang tipu! Itu semua makin menunjukkan bukti kebohongan JMPPK untuk menumbangkan aset negara PT SI.

Kasus di Kementerian ESDM misalnya, dengan mengundang wartawan, JMPPK berusaha mengintimidasi Badan Geologi yang mulai bekerja kembali mengkaji CAT Watuputih sejak Selasa (18/4) agar tunduk pada kehendakknya.

JMPPK pembohong!*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s