Embung Tegaldowo Beri Kehidupan Baru Warga Rembang

DESA Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang berjarak 37 kilometer dari Kota Rembang dulu terkenal gersang dengan tanah kapur yang menghampar di perbukitan tandus. Tapi kini daerah itu terlihat menghijau, ribuan hektare areal lahan persawahan dan perkebunan mulai tumbuh subur.
Itu semua berkat mengalirnya air dari Embung Tegaldowo seluas 1,3 hektare yang selesai dibangun pada Desember 2016 lalu. Aliran air Embung Tegaldowo yang berada di antara perbukitan kapur tersebut mengalir jernih melalui saluran irigasi yang meneruskannya ke lahan persawahan dan areal kebun rakyat.
 
Bayangan gagal panen pun, seperti dirasakan ribuan petani tahun-tahun sebelumnya akibat dilanda kekeringan, kini sirna.
 
Tidak hanya itu, embung di perbatasaan dengan Kabupaten Blora yang dibangun PT Semen Indonesia (Persero) Tbk itu juga memenuhi kebutuhan air bersih ratusan keluarga di Dusun Wuni dan Kajar setelah dipasangnya instalasi air bersih di dusun tersebut.
 
“Dulu untuk mencari air bersih, kami harus berjalan hingga tiga kilometer, tertapi sekarang di setiap rumah sudah mengalir air bersih yang bersumber dari embung itu,” kata Rukmini, 45, salah seorang warga Dusun Wuni, Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Rembang.
 
Selain ribuan petani yang dapat merasakan panen berlimpah tahun ini dan warga yang sudah dapat menikmati air bersih, kegembiraan juga dirasakan Kepala Desa Tegaldowo Suntono karena desanya yang dulu gersang dan miskin, kini telah dapat menatap masa depan.
 
“Bahkan desa ini sekarang menjadi daerah kunjungan wisata, keindahan alam perbukitan dan Embung Tegaldowo menjadi daya tarik baru, maka di sepanjang pinggiran embung kita percantik dengan berbagai sarana seperti arena permainan, taman dan gazebo,” kata Suntono.
 
Rasa syukur atas keberadaan embung karena telah memberikan kehidupan baru bagi ribuan warga sekitar itu diwujudkan dengan ritual rasa syukur bersamaan peringatan Hari Air Sedunia Rabu (22/3) lalu. Bahkan ritual ini menjadi ikon budaya baru hingga banyak mengundang hadirnya wisatawan dari berbagai daerah.
 
Surat cinta kepada Presiden Jokowi itu bertuliskan “Kami warga mendukung adanya pabrik PT Semen Indonesia di Rembang, karena banyak manfaat yang kami dapatkan mulai dari peningkatan ekonomi, pendidikan dan sarana prasarana meskipun pabrik Semen Indonesia belum menambang. Jangan takut pak, Kami mendukung untuk melanjutkan operasi pabrik Semen Indonesia. Hanya satu permintaan kami, Lanjutkan!!!”
 
Tidak kurang dari 3.000 warga sekitar pabrik semen yakni dari Desa Kadiwono, Kajar, Pasucen, Timbrangan, Suntri, Dowan, Tegaldowo, termasuk Bupati Rembang Abdul Hafidz ikut menandatangani kertas zak semen tersebut dengan disaksikan oleh Eksekutif Manager MURI Sri Widayati.
 
Bupati Abdul Hafidz mengatakan meskipun pabrik belum beroperasi, upaya PT Semen Indonesia untuk memberikan program bagi kesejahteraan warga sekitar terus dilakukan sehingga keberadaannya telah memberikan manfaat nyata kepada masyarakat sekitar. (X-12)
 
 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s