Demo Cor Kaki Diantara Kepentingan Sosial, Lingkungan, Ekonomi Semen Indonesia

Kunjungan Menteri BUMN Rini Soemarno ke pabrik semen Rembang menunjukan bahwa negara tidak bisa dan tidak boleh dipengaruhi oleh segelintir orang yang membawa kepentingan asing untuk memonopoli komoditi semen di Indonesia. Berita Kompas pada 17 Maret 2017 yang mengangkat demo anti semen, sangat tidak berimbang bahkan sangat terkesan membela para pendemo semen. Sikap tidak seimbang itu sangat disayangkan sebagai pelaku media, terutama setelah kerajaan Kompas membangun gedung mewahnya dengan menggunakan semen. Padahal secara teknis geologis, industri semen adalah industri yang paling mudah dikendalikan dan dimitigasi dampak lingkungannya dibandingkan dengan eksplotasi tambang yang Lain. Oleh karena itu, industri semen adalah industri yang tidak direlokasi oleh negara maju manapun. Mereka bahkan ingin menambah pabriknya di luar negara mereka sendiri.

Disisi lain, industri semen memiliki efek ganda bagi perekonomian daerah dan nasional. Misalnya mampu menyerap tenaga kerja dan memacu pertumbuhan industri kecil berbasis semen maupun industri pendukungnya. Menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 40 persen seperti di Tuban. Di tingkat nasional, industri semen menjadi penunjang utama dalam percepatan pelaksanaan proyek infrastruktur yang dicanangkan oleh pemerintah. Dari tahun ke tahun kebutuhan semen akan mengalami peningkatan. Dengan kata lain, jika industri semen mati (atau dimatikan) secara otomatis pembangunan infrastruktur akan terhenti. Ketersediaan semen akan sangat menentukkan pembangunan. Jika terjadi shortage (kelangkaan) semen akan berujung pada tidak terkontrolnya harga semen, ini yang selama ini terjadi di Papua. Dalam masyarakat modern, semen telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Guru Besar Ilmu Ekonomi Kelembagaan Universitas Brawijaya, Ahmad Erani Yustika, pembangunan infrastruktur sangat penting untuk mengefisienkan ekonomi. Infrastruktur yang baik menjamin efisiensi, memperlancar pergerakan barang dan jasa, meningkatkan nilai tambah perekonomian, serta menjadi pengungkit dari berbagai sektor ekonomi.

Geliatnya efek ekonomi yang begitu besar dalam industri semen menimbulkan persaingan ekonominya sangat ketat, karena merupakan komoditas strategis pembangunan. Tidak ada lagi pembangunan gedung dan infrastruktur yang tidak menggunakan semen.

Dalam konteks lingkungan, industri semen justru mampu mengurangi emisi gas rumah kaca hingga mencapai 22 persen. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai perusahaan BUMN milik pemerintah telah mampu menjalankan operasional yang sinergi dengan lingkungan. Adanya substitusi bahan bakar fossil dengan bahan bakar alternatif dari biomassa mampu mengurangi emisi gas rumah kaca dalam mendukung rehabilitasi dan konservasi lingkungan. Apalagi kemudian, penambangan untuk bahan baku semen berada di kawasan batuan kapur yang tidak memiliki kandungan air dan tidak memungkinkan untuk dijadikan lahan pertanian. Justru pasca penambangan yang dilakukan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk akan menambah jumlah debit air dengan pembangunan embung dan reklamasi lahan bekas tambang.

Dalam hal ini menguasai semen dan menjaga kelestarian lingkungan bisa dijalankan secara bersamaan. Sehingga sangat aneh dalam kacamata scientific kalau hal itu dipertentangkan. Kecuali jika ada kepentingan asing yang ada dibalik demo dan tuntutan untuk membubarkan BUMN semen seperti yang terjadi di Rembang Jawa Tengah. Semakin hari semakin jelas kebohongan ataupun ketidakjelasan argumentasi tolak pendirian pabrik semen milik negara.

Aksi demonstrasi penolak pembangunan PT Semen Indonesia menyimpan banyak kanehan. Proses perizinan yang dilakukan oleh perusahaan BUMN ini telah sesuai aturan hukum yang tidak diikuti oleh para penolak. Hal lain yang mengherankan adalah daya tahan kelompok pendemo yang melakukan aksinya di berbagai kota mulai tahun 2015 yang lalu. Siapa pendukung financial gerakan mereka? Apakah kepentingan asing yang memfasilitasi mereka dengan agenda pelemahan institusi ekonomi negara, dengan menyuntik mati perusahaan BUMN, Semen Indonesia.***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s