Inilah Alasan JMPPK Walkout Dari Sidang Amdal

Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), nama sebuah LSM ini menyeruak setelah sekelompok masyarakat dan Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) menggugat pembangunan pabrik semen milik pemerintah, PT Semen Indonesia (SMI), di Rembang Jawa Tengah tahun 2014 silam. Sejak itulah, nama tersebut terus menjadi sorotan mengkomandoi pergerakan penolakan terhadap PT SMI, dan menuntut pencabutan izin lingkungan Semen Indonesia.
 
Pun, apa yang dilakukan dengan aksi-aksi demonstrasi membuat geleng-geleng kepala. Tak heran membuat decak kagum masyarakat awam, penggiat sosial yang kurang sosialisasi seperti Dandhy, dan artis yang kurang ngartis seperti Melanie. Misalnya aksi yang mereka lakukan: ‘ngecor kaki’ depan Istana Negara April 2016 lalu, aksi ‘longmarch’ Rembang-Semarang.
 
Berdasarkan pemberitaaan media, diketahui dua pentolan yang menggerakkan JMPPK adalah Gunretno dan Joko Prianto. Gunretno adalah warga Desa Baturejo Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Sedangkan nama terakhir merupakan satu dari sekelompok warga Rembang yang tercatat mendaftarkan gugatan terhadap SMI ke PTUN Semarang. Namun, berdasarkan data Inventarisasi Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015, tidak tercatat nama JMPPK sebagai salah satu organisasi masyarakat yang beraktifitas di wilayah Jawa tengah. Wow, jadi selama ini ilegal?
 
Hingga kini, setelah keinginan mereka atas pencabutan izin lingkungan dikabulkan Mahkamah Agung dan diteruskan oleh Gubernur Jawa Tengah. JMPPK terus membuat propaganda. Penerbitan izin lingkungan PT Semen Indonesia oleh Gubernur Jawa Tengah pada 23 Februari 2017, yang mempunyai objek berbeda dengan yang digugat Joko Prianto dan Walhi 2014 silam, tetap dihantam dan akan di PTUN-kan kembali oleh mereka. Padahal menilik pada proses, penerbitan izin tersebut telah memenuhi prosedur hukum yang legal. Termasuk telah mendapat penilaian layak beroperasi dalam sidang Komisi Penilai Amdal (KPA), oleh 12 pakar dari berbagai perguruan tinggi dan disiplin ilmu pengetahuan, seperti hukum, lingkungan, teknologi, kesehatan dan ekonomi. Bagaimana dengan Joko Prianto, Gunretno dan Walhi?
 
Baik Joko Prianto maupun Walhi, minus Gunretno (karena warga Pati), diundang untuk hadir dalam sidang Komisi Penilai Amdal sebagai perwakilan pihak kontra. Joko Prianto beserta 5 sekawanannya memilih hadir dan 30 menit kemudian Walkout. Sedangkan Walhi, memilih tidak hadir sama sekali.
 
Pertanyaannya kemudian, jika selama rentang 2014 hingga hari ini Joko Prianto dan Walhi meramaikan sosial media dan publik, menampilkan screenshoot data-data yang dilimpahkan kepada PT Semen Indonesia, membuat film kebohongan yang dikomandoi Dandhy, menebar isu SARA untuk memecah belah kehidupan beragama, membuat diskusi-diskusi publik di kampus-kampus untuk menarik dukungan kaum akademis, menarik dukungan dengan ‘sowan’ ke tokoh-tokoh nasional dan kelompok masyarakat, memanfaatkan haul pondok pesantren Gus Mus lalu mengklaim Beliau mendukung penolakan terhadap SMI, menyebarluaskan petisi dan sikap dengan label besar organisasi sipil masyarakat peduli keadilan kendeng dan menuntut penutupan pabrik, lalu mengapa di sidang KPA Joko Prianto walkout? Lalu mengapa Walhi tak mau beradu argumen soal data-data dan hasil diskusi, pengamatan mereka? Lalu mengapa ketika diajak mengkaji bersama memikirkan apa masalahnya dan apa solusinya mereka tak mau?
 
Jawabaan yang pasti, baik Walhi maupun Joko Prianto dan Gunretno, tidak mempunyai data ilmiah pegunungan kendeng. Mereka tak paham persoalan. Mereka tak punya argumentasi yang bisa didukung dan diterima orang. Mereka sama sekali tak memiliki data goa-goa yang katanya ada di IUP PT Semen Indonesia. Dan mereka hanya punya satu alasan untuk menolak: melaksanakan misi si empunya dana. Sayangnya, misi sudah gagal! *
 
 
Seputar SI Semen Indonesia SeputarSemarang.com
#RembangDamai #FaktaRembang #DukungSemenIndonesia #BUMN #JokoPrintTersangka
#WargaRembang
#TolakGunretno #JMPPKTersangka
#addendumamdalSI
#KawalKendeng #KeadilanUntukRembang
#KendengLestari #SaveRembang #SemenIndonesia #Jokowi #picture #tutuppabriksi
#KawalKeadilanKendeng #TolakPabrikSemen #kamuharustahu #instagram #like4like #semen #indonesia #RembangBangkit #RembangMelawan #RembangMenang #PayungiIbuKendeng
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s