Upaya Praperadilan Tersangka Dokumen Palsu Penolak Semen Rembang Dinilai Tidak Tepat

Koordinator Tim Advokasi Penyelamat Aset Negara Achmad Michdan mengatakan penetapan status tersangka enam orang dari kubu penolak pabrik PT Semen Indonesia di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah, sudah tepat.

Michdan mengungkapkan, Kamis (2/3), hal tersebut membuktikan bahwa dokumen penolakan warga terhadap Semen Rembang hanya mengada-ada dan tidak sesuai fakta.

Michdan berpendapat, keinginan kubu penolak pabrik Semen Rembang untuk melakukan pra peradilan kepada Polda Jateng atas penetapan status tersangka justru tidak tepat sebab alasan fakta hukum yang terungkap.

“Itu jelas, dokumen yang mengada-ada. Itu semakin menguatkan bahwa penolakan Semen Rembang dilakukan dengan cara kriminal,” ujar Michdan.

Menurut Michdan, penetapan status tersebut berdasarkan penyelidikan polisi dari siapa diperoleh dokumen palsu absen warga penolak Semen Rembang yang digunakan sebagai dasar gugatan izin lingkungan Semen Rembang ke MA.

“Dokumen palsu itu kan warga memberikan kuasanya kepada Joko Prianto sebagai warga di ring 1 dekat pabrik Semen Rembang sebagai perwakilannya. Warga yang minta ke Joko Prianto,” ucap Michdan.

Berdasarkan itu, ucap Michdan, kesimpulan hasil penyelidikan polisi menyatakan bahwa dokumen palsu absen warga penolak Semen Rembang berasal dari Joko Prianto sebagai penerima kuasa yang diserahkan kepada LSM.

“Begini, tidak mungkin data dokumen palsu itu diperoleh kuasa hukum penolak Semen Rembang (LSM) dari warga Yogyakarta, Surabaya atau Jakarta, kan jauh dari lokasi pabrik. Itu Joko yang diberikan kuasa oleh warga,” tutur Michdan.

Baru-baru ini pihak Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) telah menetapkan enam orang dari massa penolak pabrik Semen Rembang sebagai tersangka kasus pemalsuan dokumen absen warga.

Di antara keenam tersangka, salah satunya adalah Koordinator Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) Joko Prianto. Joko di damping kuasa hukumnya dari YLBHI dan beberapa LSM di bidang hukum dan HAM berencana melakukan gugatan pra peradilan kepada Polda Jateng atas penetapannya sebagai tersangka.

 

Kabid Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Kombes Polisi Jarod Padakova menyebutkan, kasus pemalsuan dokumen absen warga penolak Semen Rembang itu ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum dan sudah dalam tahap penyidikan tersangka. Michdan yakin bahwa pihak Polda Jateng telah sesuai mekanisme dalam menetapkan status tersangka kepada Joko Prianto dan lima rekannya. “Polisi pasti tidak sembarangan menetapkan status tersangka ke Joko dan teman-temannya. Pasti di dasari bukti yang kuat,” ucap Michdan.
http://financial.id/newsreader/Upaya_Praperadilan_Tersangka_Dokumen_Palsu_Penolak_Semen_Rembang_Dinilai_Tidak_Tepat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s