Terbitnya Izin Semen Rembang dan Tata Masa Depan Warga

Intonasi bicaranya amat bersemangat. Seorang lelaki paruh baya asal Desa Timbrangan, Rembang, Jawa, Tengah, yang kebetulan tempat tinggalnya berdekatan dengan areal lokasi pabrik PT Semen Indonesia (Semen Rembang).

“Saya merasa bangga sekali atas kembali di bukanya pabrik Semen Rembang,” katanya lugas.

Lelaki tersebut amat merasakan perubahan peningkatan taraf ekonomi kehidupannya bersama keluarga. Keberadaan pabrik Semen Rembang memberikan kesempatan untuk bekerja di sana lebih baik.

Masa depan dirinya serta keluarganya menjadi lebih layak secara kehidupan. Baginya, Semen Rembang adalah tata hidup agar tak suram.

“Saya sangat berterima kasih kepada bapak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan PT Semen Indonesia karena dulu waktu di tutup saya diberhentikan bekerja. Tapi sekarang, mulai Senin (27/2) saya sudah dipanggil lagi bekerja. Makanya saya sangat berterima kasih kembali ke pak Ganjar yang memberikan izin baru untuk Semen Rembang,” tutur lelaki itu.

Ungkapan rasa syukur dan bahagia juga terucap dari tokoh masyarakat di Desa Kadiwono. Sama halnya, desa itu juga terletak berdekatan dengan pabrik Semen Rembang.

“Kami amat bahagia dan berterima kasih kepada pak Ganjar karena kembali menerbitkan izin baru untuk Semen Rembang atas dasar kebenaran,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Desa Kadiwono.

Bertahun-tahun polemik keberadaan pabrik Semen Rembang terus berlangsung. Industri milik negara itu dianggap merusak lingkungan.

Semen Rembang digugat izin lingkungannya, sejak di PTUN Semarang, PTUN Surabaya hingga MA. Di luar dugaan, MA mengabulkan gugatan tersebut dan memerintahkan batal serta dicabut.

Kisruh tidak berhenti, Semen Rembang terus digugat. Diminta agar hengkang dan menutup pabriknya yang berinvestasi Rp 4,97 triliun.

Hingga puncaknya, pada Kamis (23/2), Ganjar mengesahkan penerbitan izin lingkungan untuk Semen Rembang. Setelah dicabut oleh dirinya sendiri pada pertengahan Januari lalu sesuai perintah putusan MA kemudian memberikan kesempatan Semen Rembang melakukan penyempurnaan.

Ganjar menyatakan, apa yang dilakukannya berdasarkan rekomendasi dan masukan dari para pakar melalui rapat Komisi Penilai Amdal Semen Rembang. Seluruh pihak dihadirkan, tak terkecuali kelompok yang selama ini gencar menolak kehadiran Semen Rembang.

Kubu penolak pabrik Semen Rembang memilih meninggalkan ruang rapat amdal Semen Rembang. Tanpa argumentasi apa yang membuat mereka harus menolak sebab alasan merusak lingkungan.

Ganjar menyayangkan sikap tersebut. Justru dia berharap pada forum tersebut menjadi ajang “pertarungan” mencari kebenaran dan bukan lari dari perjuangan yang dilakukukan selama ini.

“Walhi yang juga di undang ternyata tidak datang. Sayang sekali,” ucap Ganjar beberapa waktu lalu.

Keputusan Ganjar tetap tidak diterima kubu penolak Semen Rembang. Ganjar di kritik, dimaki, di caci, seperti tampak di media dan media sosial.

Namun Ganjar tak sendiri. Ada 7.000 warga Rembang yang mendukungnya dan tetap ingin Semen Rembang beroperasi. Dukungan nyata 7.000 warga yang menyerahkan KTP mereka. Ganjar tak berdiri seorang diri.

Sokongan juga mencuat dari berbagai kalangan, seperti politisi, parlemen, pengamat, ekonom, akademisi dan lainnya. Ganjar menempuh yang terbaik untuk masa depan warganya yang elok.

“Gubernur Ganjar sudah melaksanakan perintah MA. Membatalkan izin lingkungan Semen Rembang yang lama dan mencabutnya,” tutur Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Diponegoro FX Adji Samekto, belum lama ini.

Bahkan, masih menurut Adji, tak ada hukum yang dikangkangi. Sebab Semen Rembang masih berhak mengajukan izin lingkungan lagi setelah dibatalkan dan dicabut selama sesuai kaidah hukum yakni amdalnya harus layak.

Soal membangung peradaban pembangunan, tindakan Ganjar sudah tepat dengan mengizinkan lagi Semen Rembang beroperasi. Demikian dikatakan pengamat ekonomi pembangunan Djuni Thamrin, Jumat (24/2).

Djuni berpendapat, Ganjar memberikan kepastian ekonomi dan investasi untuk Jawa Tengah. Paling utama dalam penilaian Djuni, terbitnya izin lingkungan Semen Rembang dan beroperasinya nanti menjadi pintu pembuka kesejahteraan rakyat.

Sementara dari parlemen, Ketua Komisi VI DPR Teguh Juwarno meyakini Ganjar mengambil keputusan yang tepat dan cermat. Teguh mengatakan, Jumat (24/2), Ganjar bukan ceroboh mengambil keputusan.

Kemelut Semen Rembang sepatutnya harus berakhir. Hukum telah dipatuhi dan mengagas terwujudnya kesejahteraan warga menjadi pertimbangan.

Kebenaran itu ilmiah, perlu uji empiris. Bukan berbuat kriminal memalsukan dokumen nama warga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s