Semen Rembang Dinilai Dapat Ciptakan Masyarakat Terampil dan Mandiri

Keberadaan pabrik milik PT Semen Indonesia di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah, dinilai dapat semakin meningkatkan kemampuan dan keahlian masyarakat lokal.

Peningkatan kapasitas masyarakat tersebut bisa di dorong melalui Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) yang menjadi bagian kewajiban CSR setiap korporasi. Demikian dikatakan pengamat kebijakan publik DR Hafiz Elfiansyah Parawu, Selasa (7/2).

Menurut Hafiz, ada dua aspek yang dapat mendukung pelaksanaan peningkatan kapasitas serta keahlian masyarakat dengan kehadiran pabrik Semen Rembang.

Aspek pertama, ucap Hafiz, pemberdayaan masyarakat lokal yang bertujuan membekalinya dengan keterampilan jangka panjang. Kemudian yang kedua, dukungan fasilitas guna menunjang penghasilan ekonominya.

“Yang paling adalah hal pertama. Masyarakat sekitar pabrik Semen Rembang diberikan keterampilan seperti pelatihan elektronik, mekanik, kerajinan tangan dan lain-lainnya. Jadi masyarakat punya bekal jangka panjang,” ujar Hafiz.

Dengan pola seperti itu juga, tutur Hafiz, masyarakat diciptakan menjadi mandiri sebab keberadaan pabrik Semen Rembang. Selain itu masyarakat lokal telah mempunyai keterampilan yang bisa menjadi pendukung penghasilannya ke depan.

“Jadi bukan sekadar membuat program seremonial saja untuk masyarakat. Paling penting masyarakat menjadi mandiri karena sudah punya keahlian,” beber Hafiz.

Sedangkan menyangkut aspek kedua, Hafiz menyoroti bahwa masyarakat dapat terbantu tingkat perekonomiannya dengan berbagai fasilitas yang diberikan pihak Semen Rembang.

Dia mencontohkan, fasilitas tersebut seperti infrastruktur berdagang, sumbangan modal wirausaha atau lapangan pekerjaan. Fasilitas seperti itu, ujar Hafiz, bersifat kontribusi menumbuhkan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Tapi bedanya masyarakat jadi tidak punya keahlian yang bisa dimanfaatkan kapan dan dimana saja. Kalau fasilitas seperti itu terbatas hanya di areal pabrik semen, namun masyarakat terbantu penghasilan ekonominya,” beber Hafiz.

Disinggung mengenai adanya aksi menolak keberadaan pabrik Semen Rembang oleh sekelompok orang, situasi seperti itu merupakan hal yang biasa. Hafiz berpendapat, pihak PT Semen Indonesia terus mengampanyekan data kelestarian lingkungan yang mereka lakukan di pabrik lokasi daerah lain.

“Sampaikan saja data yang ada kalau PT Semen Indonesia berkomitmen melestarikan lingkungan. Misalnya kalau di pabrik Semen Gresik lingkungannya hijau terjaga, itu bisa dijadikan data dan bukti,” ujar Hafiz.

Pabrik Semen Rembang baru-baru ini kembali telah dinyatakan layak pengajuan amdalnya. Dengan begitu pabrik Semen Rembang direkomendasikan bisa diterbitkan izin lingkungannya.

Keputusan itu ditetapkan pada sidang komisi amdal pabrik Semen Rembang yang belum lama ini digelar di Semarang. Sebelumnya izin lingkungan pabrik Semen Rembang telah dicabut Gubernur Jawa Tengah sesuai perintah Mahkamah Agung pada 5 Oktober 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s