Serap Pekerja Lokal, Pengamat: Komitmen Semen Rembang Majukan Ekonomi Lokal Dibandingkan Industri Asing

Keberadaan sebuah industri, seperti pabrik milik PT Semen Indonesia di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah, berperan penting menumbuhkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan daerah setempat.

Indikator meningkatnya kesejahteraan tersebut dapat dilihat dari terserapnya masyarakat yang bekerja pada Semen Rembang. Pabrik Semen Rembang harus memberikan kesempatan kepada masyarakat agar bisa bekerja di situ.

Demikian diungkapkan pengamat ekonomi dari Universitas Nasional Herry Krisnandi, di Jakarta, Rabu (1/2), menanggapi polemik keberadaan Semen Rembang yang kini sedang marak.

“Adanya industri seperti Semen Rembang berkontribusi meningkatkan kesejahteraan. Dengan catatan melibatkan masyarakat sekitarnya dan pemerintah daerah setempat,” ujar Herry.

Menurut dia, dengan tolak ukur seperti itu maka industri pabrik Semen Rembang akan mencapai dan merealisasikan tujuan sebuah perusahaan. Kemiskinan dan pengangguran di Rembang bisa mengecil sebab hadirnya Semen Rembang karena memberdayakan tenaga kerja lokal.

“Itu kan tujuan adanya industri atau perusahaan. Masyarakat sekitarnya jangan sampai masih merasakan terasing apalagi belum juga bekerja,” ucap Herry.

Apalagi sebagai industri nasional, Semen Rembang patut menunjukkan komitmennya memajukan ekonomi lokal dibandingkan perusahaan sejenis milik asing.

“Yang membedakannya dengan perusahaan asing mengenai karyawan yang bekerja. Jelas perusahaan asing lebih mengutamakan karyawan asal negara asing daripada lokal,” Herry menuturkan.

Hal di atas, kata Herry, merupakan dampak langsung perekonomian kepada masyarakat daerah dengan keberadaan Semen Rembang. Selain itu, secara sudut pandang ekonomi masih ada juga efek tidak langsung untuk kesejahteraan yang bisa dirasakan masyarakat.

Herry mencontohkan, masyarakat sekitar lokasi pabrik Semen Rembang dapat memanfaatkan potensi yang ada guna mendukung peningkatan kesejahteraan mereka. Semakin lebih baik, ujar Herry, bila pihak pabrik Semen Rembang menyediakan fasilitas agar bisa di kembangkan masyarakat.

“Misalnya masyarakat sekitarnya dapat memanfaatkan untuk berdagang, menyalurkan hasil kreativitas mereka ke industri atau hal lainnya yang berasal dari situasi adanya pabrik Semen Rembang,” Herry menuturkan.

Dengan demikian, ucap Herry, bila berdasarkan tinjauan kontribusi ekonomi, amat layak kehadiran pabrik Semen Rembang tetap diteruskan untuk beroperasi dan terus dikembangkan.

Namun, Herry tetap mengimbau agar kajian yang lebih cermat terkait keberadaan pabrik Semen Rembang benar-benar dilakukan antara manfaat ekonomi dan dampak pada lingkungan hidup.

“Harus di ukur mana lebih membawa kemanfaatan dari sisi kesejahteraan ekonominya dan pengaruh yang ditimbulkan dari lingkungan. Jangan sampai hal negatif lebih besar tapi industrinya tetap dipaksakan terlaksana,” kata Herry.

Pabrik Semen Rembang sementara waktu dihentikan aktivitas usahanya setelah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah beberapa waktu lalu menetapkan pencabutan izin lingkungannya sesuai perintah Mahkamah Agung pada 5 Oktober 2016.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mempersilahkan pihak Semen Rembang kembali menyempurnakan amdal dan izin lingkungannya jika tetap ingin beroperasi. Akibat dihentikannya aktivitas Semen Rembang, kabarnya ada ribuan masyarakat sekitar tidak bisa lagi bekerja di pabrik Semen Rembang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s