Semen Rembang: Di antara Jepitan Semen Pati, Semen Blora, Pabrik Keramik dan Menambang dengan Dinamit

_“Selain yang katanya di Pati, nanti ada pabrik semen juga di Blora akan di didirikan milik Holcim. Tanah warga sudah di beli, dulu rencananya untuk pengeboran minyak bumi, ternyata tidak ada minyaknya. Kemudian di beli Holcim. Nanti kabarnya di bangun juga pabrik keramik berdekatan dengan pabrik Semen Rembang.” _

Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, kini menjadi sorotan. Mengisi berita di berbagai media elektronik, cetak, digital. Ada polemik di Rembang; tentang industri dan lingkungan hidup yang menjadi sajian informasi publik. Rembang menjadi “santapan” yang tak pernah luput dari publik.

Rembang mulai mencuat saat terjadi pertentangan antara kebutuhan industri nasional di sana yang di wakili kehadirannya oleh PT Semen Indonesia (Semen Rembang) dan munculnya gelombang penolakan. Isunya: industri menyebababkan kerusakan lingkungan di Pegunungan Kendeng, sebagai lokasi yang akan di jadikan lahan garapan untuk bahan baku Semen Rembang.

Hanya Semen Rembang yang (dapat) menyebabkan rusaknya alam dan lingkungan di Pegunungan Kendeng karena di tambang?

Menurut penuturan seorang warga berprofesi petani kami temui, yang tidak peduli dengan polemik pro kontra keberadaan Semen Rembang, penambangan di Pegunungan Kendeng sudah ada dan berlangsung sejak tahun 1996. Yang membuat “hebat”, sebelum ada keinginan membangun pabrik Semen Rembang. Pegunungan Kendeng di keruk dan di gali oleh perusahaan swasta.

Seperti di salah satu lahan yang terletak di puncak Pegunungan Kendeng. Diketahui ada tiga perusahaan swasta pemilik sebuah lahan luas dan menambang di Desa Tegaldowo. Salah satu “penguasa” lahan tambang, kata si warga, berinisial BA. Menurut petani itu, BA sudah beroperasi dari tahun 2011.  Kami melihat, sekitar 5-6 truk besar mengangkut batu gamping dari lokasi penambangan tersebut.

Jika berdasarkan alur penelusuran di laman resmi BA, perusahaan tambang tersebut berkantor pusat di Surabaya, Jawa Timur. Namun sayangnya, tidak dapat di akses siapa saja struktur direksi BA pada laman resminya. Kami hanya mendapatkan keterangan dari si petani bahwa lahan penambangan BA di atur dan di komandoi oleh seorang warga Desa Tegaldowo berinisial C. Mereka memanggilnya pak C.

Apa yang membuat kami terperangah? Seperti dituturkan warga lainnya kami temui asal Desa Mantingan, jauh dari lokasi Semen Rembang, saat kami sedang menyeruput kopi, penambangan dan pengerukan batu gamping oleh perusahaan swasta itu dilakukan dengan cara meledakkan dinamit!

Ada informasi menarik yang kami peroleh dari keterangan sang warga tadi, bahwa kabarnya akan dibangun juga pabrik semen milik Swiss, PT LafargeHolcim Indonesia, di daerah Plantungan, Blora, Jawa Tengah. Tanah warga yang sebelumnya dibeli oleh Pertamina untuk pengeboran migas rupanya tidak produktif. Lantas dibeli oleh LafargeHolcim untuk membangun pabrik semen.

Wilayah Blora berbatasan dengan Rembang berjarak sekitar 11 km dari Desa Tegaldowo, areal pabrik Semen Rembang. Belum lagi mengemuka kabar, di Pati sebelumnya PT Indocement juga membangun pabriknya. Kabupaten Pati juga berbatasan langsung dengan Rembang.

Dan satu lagi informasi temuan kami, setelah pembangunan pabrik Semen rembang rampung, akan dibangun pabrik keramik milik swasta yang tidak jauh dari lokasinya dari perusahaan BUMN tersebut. Bahan bakunya? Kembali menambang Pegunungan Kendeng!

Lalu, sejak kapan di mulai kerusakan lingkungan di Pegunungan Kendeng? Dan akan banyak industri (semen) di Jawa Tengah yang diperkirakan bakal menambang Pegunungan Kendeng. Adil sejak dalam pikiran: persaingan usaha tambang yang begitu menggiurkan sehingga muncul kesepakatan transaksi. Adil sejak dalam pikiran: ada lingkungan yang telah lama rusak, ada banyak industri yang akan mengeruk Pegunungan Kendeng.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s