Jalan Benar Pak Ganjar Sikapi Semen Rembang

Keputusan Ganjar pada 9 November lalu mengeluarkan addendum (perubahan izin) atas izin penambangan PT Semen Indonesia di Rembang dengan No SK Gubernur 660.1/30 yang menyatakan berganti namanya PT Semen Gresik menjadi PT Semen Indonesia dan perubahan luasan area tambang yang semula 520 hektar menjadi 293,9 hektar. Keputusan tersebut sejalan dengan pendapat hukum (legal opinion) dari para pakar hukum administrasi dan hukum lingkungan.

Adalah Prof. Philipus Hadjon, (Ahli Hukum Administrasi & Tata Negara, Guru Besar Fh Universitas Trisakti, Jakarta), Dr. Suparto Wijoyo (Ahli Hukum Lingkungan, FH Universias Airlangga, Surabaya), dan Prof. Irwansyah (Ahli Hukum Lingkungan, FH Universitas Hasanudin Makasar).

Ketiga pakar tersebut menetapkan legal opinion yang menyatakan beberapa hal:

Pertama, terhadap Keputusan Gubernur dengan No SK 660.1/30 tanggal 9 November 2016 tersebut, berlaku asas presumpito iustae causa (vermoeden van rechtmatigheid) yang berarti bahwa keputusan pemerintah harus selalu dianggap benar dan sah sebelum ada keputusan hukum tetap yang menyatakan bahwa keputusan itu tidak berlaku.

Kedua, gugatan para penggugat adalah gugatan administratif, sehingga murni adalah sangketa administratid, alias sangketa Tata Usaha Negara, bukan proses hukum pidana lingkungan. Dengan demikian, maka pengoprasian Pabrik Semen di Rembang yang didirikan oleh PT Semen Indonesia merupakan kewajiban hukum serta bukan tindakan kejahatan lingkungan.

Ketiga, pertimbangan Majelis Hakim pada putusan PK tidak melarang penambangan PT Semen Indonesia di kawasan CAT Watuputih. Boleh dilakukan demi kepentingan bangsa dan negara dengan melakukan pembatasan khusus untuk menjaga akuifer dan ketersedian air.

Keempat, dokumen AMDAL PT Semen Indonesia dapat dilakukan perbaikan (addendum) dengan memperhatikan putusan PK MA, yang diatur sesuai UU 32 Tahun 2009 dan PP 27 Tahun 2012 tentang izin lingkungan.

Kelima, putusan PK MA tidak menyebutkan adanya pembatalan operasioan pabrik semen PT Semen Indonesia, melainkan hanya kegiatan penambangan.

Keenam, berdasarkan UU 32 Tahun 2009 Pasal 40 ayat 2, batalnya SK Gubernur Jawa Tengah No. 660.1/17 th. 2012 dalam PK MA, dalam hal izin usaha lingkungan dicabut, izin usaha dan/ atau kegiatan dibatalkan. Dibatalkan tidak sama maknanya dengan batal (nietig) atau batal demi hukum (van rechtswerge nietig). Namun, dibatalkan dalam konteks Pasal 40 ayat (2) UU 32 Tahun 2009 tunduk kepada asas contrarius actus, sehingga perizinan lain Semen Indonesia tetap berlaku, termasuk Izin Usaha Pertambangan sampai dengan izin tersebut dibatalkan oleh pemberi izin.

Ketujuh, Dalam Hukum Administrasi Negara, legalitas terdiri atas tiga komponen : wewenang, prosedur, substansi. Lokasi Tambang pada izin Usaha Pertambangan terkait Substansi, sedangkan pertimbangan Putusan PK menyatakan cacat prosedur. Cacat prosedur dalam Pertimbangan Majelis Hakim, bisa diubah dan hasilnya bisa dituangkan dalam bentuk addendum atau SKKLH baru, dan diterbitkan Izin Lingkungan. Perubahan Izin Lingkungan diperkenankan oleh UU No 32 Tahun 2009 dan PP 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan.

Kedelapan, Amdal merupakan dokumen ilmiah dan bukan merupakan dokumen hukum atau Keputusan Tata Usaha Negara yang bersifat final. AMDAL merupakan salah satu persyaratan untuk menerbitkan Izin Lingkungan. Yang berhak menilai adalah Komisi Penilai Amdal yang dibentuk oleh Menteri, Gubernur, dan/atau Bupati/Walikota sesuai dengan kewenangannya, sesuai Pasal 29 ayat (1) UU No. 32 Tahun 2009 tentang PPLH. Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka Peradilan TUN tidak berwenang untuk menguji legalitas Amdal, sehingga Putusan PK tidak membatalkan legalitas Amdal PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Maka, sebetulnya keputusan Gubernur Jawa Tengah 17 Januari nanti sudah dikuatkan oleh ketiga pakar hukum tersebut.***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s