Ekonom: Semen Rembang Menopang Kemandirian Industri Nasional

Kehadiran pabrik Semen Indonesia di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah, dinilai amat memberikan kontribusi ekonomi yang menguntungkan kepada daerah.

Kontribusi ekonomi tersebut berasal dari adanya investasi pembangunan pabrik Semen Rembang. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap taraf hidup kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

“Kalau pabrik Semen Rembang gagal beroperasi, ya maka investasi tersebut juga hilang semua. Tidak mudah mencari investasi yang bernilai besar dan menguntungkan,” ujar Ekonom dari Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Candra Fajri Ananda, Selasa (10/1).

Manfaat ekonomis lain, kata Candra, yang diperoleh daerah dengan kehadiran Semen Rembang adalah pemasukan keuangan dari sektor pajak. Pajak tersebut berasal antara lain dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sumber daya mineral serta bumi dan bangunan.

“Nantinya daerah akan dapat itu setiap tahun. Menguntungkan buat daerah sehingga bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran masyarakatnya. Pajaknya memang dibebankan ke kantor pusat, PT Semen Indonesia,” tutur Candra.

Candra mengungkapkan, angka investasi pabrik Semen Rembang yang mencapai Rp 4,97 triliun bisa dikelola dengan cara _sharing_ sehingga lebih langsung terasa manfaatnya ke daerah dan masyarakat.

Hal lainnya, ucap Candra, Semen Rembang bisa saja membuat skema bisnis yang menarik agar banyak investor lain berdatangan ke Jawa Tengah. Candra mengatakan, dengan begitu maka pelaku ekonomi lainnya bisa memanfaatkan sisi bisnis mereka sebab keberadaan Semen Rembang.

“Perlu desain bisnis dari Semen Rembang yang kokoh. Nantinya dapat dimanfaatkan pelaku usaha sehingga menghasilkan keuntungan dari aspek lain untuk masyarakat dan daerah,” ujar Candra.

Candra beranggapan, terbangunnya pabrik Semen Rembang bisa ikut menopang terwujudnya kemandirian ekonomi bangsa. Apalagi, sebut Candra, PT Semen Indonesia saat ini dirasakan yang terbaik di level Asia Tenggara.

“Kalau tidak salah, beberapa pabrik milik PT Semen Indonesia kan sudah ada yang ekspansi ke negara lain di Asia Tenggara,” Candra menuturkan.

 

Menurut Candra, selama kemandirian ekonomi tidak berupaya direalisasikan maka ekonomi Indonesia tidak akan pernah membaik dan terus bergantung pada dominasi asing.

Candra menganggap, industri semen merupakan bisnis yang menguntungkan untuk aspek ekonomi Indonesia. Apalagi jika meninjau kemampuan produksi Semen Rembang yang diperkirakan mencapai 36 juta ton per tahun, merupakan hasil yang produktif dan mampu bersaing.

Kendati demikian, Candra meminta agar pabrik semen di Rembang tetap memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Semen Rembang diimbau Candra memiliki skenario soal lingkungan agar tidak tercemar saat aktivitas industrinya.

“Bagaimanapun industri semen harus diawasi, bukan hanya soal kemampuan modal keuangannya tapi juga komitmen melestarikan lingkungan hidup,” ucap Candra.

Candra mencontohkan, salah satu bukti komitmen industri PT Semen Indonesia terhadap lingkungan yang cukup baik bisa terlihat di Gresik, Jawa Timur. Disana, tutur Candra, penghijauan tampak merata setelah proses industri semen berlangsung.

“Tinggal bagaimana menyalurkan program CSR, membuat lahan menjadi produktif,” ujar Candra.

Guna diketahui, pabrik Semen Rembang hingga kini belum dapat beroperasi setelah putusan Mahkamah Agung 5 Oktober lalu yang membatalkan izin lingkungan kegiatan penambangannya akibat gugatan sekelompok orang.

Sesuai rencana, pabrik Semen Rembang seharusnya mulai beroperasi pada awal tahun 2017. Kini kelayakan kelanjutan Semen Rembang sedang dikaji oleh tim kecil yang terdiri dari Kementerian LHK, Kementerian BUMN, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kantor Staf Presiden. (has)

Sumber : Financial.id

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

http://financial.id/newsreader/Ekonom:_Semen_Rembang_Menopang_Kemandirian_Industri_Nasional

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s