Mengerikan, Pencopet hingga Ultraman Ikut Tolak Pabrik Semen

METROSEMARANG.COM – Putusan Mahkamah Agung (MA) terkait Peninjauan Kembali (PK) izin lingkungan pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang ternyata menyimpan hal yang cukup mengganjal.

Bagaimana tidak, setelah dipelajari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. ada alat bukti dalam pertimbangan putusan yang bisa dibilang tidak rasional.

Alat bukti yang menjadi pertimbngan hakim tersebut berupa surat pernyataan sikap penolakan terhadap pendirian pabrik semen PT Semen Indonesia di Kabupaten Rembang tertanggal 10 Desember 2014. Di dalam surat pernyataan tersebut terdapat tanda tangan orang-orang yang menolak pendirian pabrik.

“Setelah buka satu per satu agak tekejut saya, karena sejumlah 2.501 orang kalau tidak salah yang menolak merasa tidak diajak bicara oleh (pihak) semen, itu sebagai bukti dalam PK. Yang menarik, itu diajukan 10 Desember 2014, padahal izinnya 2012,”  kata Gubernur Ganjar Pranowo saat ditemui di kantornya, Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (13/12).

Kejanggalan pun berlanjut saat data nama-nama tersebut dibaca satu persatu. Dikatakan Ganjar, pada urutan nomor 1906 di daftar tersebut tertulis nama Saiful Anwar yang beralamat di Manchester dengan pekerjaan sebagai Presiden RI 2025.

WhatsApp Image 2016-12-19 at 13.02.59 (1).jpeg

Kemudian nomor 1907 ada nama Sudi Rahayu yang alamatnya ada di Amsterdam dengan pekerjaan sebagai menteri. Bahkan, Yang tidak kalah mengherankan ada nama Bobby Try S dengan alamat Rembang dengan pekerjaannya Ultramen serta ada Zaenal Muhclisin yang pekerjaannya sebagai Power Rangers.

“Bayangkan, ada Ultraman dan Power Rangers. Bayangkan, ini juga ada yang pekerjaannya copet terminal, gimana coba,” tegasnya.

Tentu, orang nomor satu di Jawa Tengah itu pun keheranan bukan kepayang. Ia bertanya-tanya kenapa hakim di MA memutuskan suatu perkara dengan alat bukti seperti itu. Putusan tersebut ia terima  17 November 2016 lalu.
“Saya terkejut ketika teman-teman menganalisis ini kemudian dicek, mengejutkan saya,” bebernya.

Sementara itu, terkait putusan itu ia punya waktu 60 hari untuk melakukan tindakan. Rencananya Ganjar akan melakukan pertemuan hari Rabu (14/12besok dengan Staf Kepresidenan Teten Masduki, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pihak BUMN, PT Semen Indonesia dan lainnya untuk menentukan langkah selanjutnya terkait keberadaan pabrik semen di Rembang.

>> Sumber <<

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s