Bupati : “Kenapa Rembang Diganggu Terus….”

bupati-rembang1

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengaku heran kenapa tiap kali ada investasi besar yang masuk ke wilayahnya, kerap kali mendapatkan gangguan.

Ia mencontohkan proyek pabrik semen PT Semen Indonesia di tengah hutan perbatasan Kec. Gunem dengan Kec. Bulu, yang investasinya mencapai Rp 4,5 triliun, sejak awal sampai sekarang hampir selesai, diguncang berbagai masalah. Belakangan muncul putusan peninjauan kembali (PK) dari Mahkamah Agung, yang memenangkan gugatan warga kubu tolak pabrik semen. Putusan itu berdampak terhadap pembatalan izin lingkungan kegiatan penambangan PT Semen Indonesia.

Hafidz menambahkan dirinya merasa iri melihat keberhasilan daerah – daerah lain. Diantaranya Kab. Kudus besar dengan pabrik rokoknya, kemudian Kab. Pati investasi pabrik semakin meningkat, Kab. Blora terkenal melalui penghasilan dari Migas dan Kab. Tuban – Jawa Timur sumbangan pabrik semen ke pendapatan daerah sangat besar. Tahun 2014 lalu memberikan pasokan sekira Rp 130 an miliar bagi pendapatan asli daerah (PAD) Kab. Tuban. Tapi di Kab. Rembang, manakala ada investor masuk, sering mendapatkan gangguan. Apabila kondisi seperti ini terus berlanjut, Rembang sulit untuk maju. Hafidz menghimbau semua pihak mau bersatu padu, karena potensi alam Kab. Rembang sebenarnya sangat berlimpah. Kalau tergarap dengan benar dan PAD melambung, ujung – ujungnya juga masyarakat yang menikmati percepatan pembangunan.

Begitu putusan peninjauan kembali Mahkamah Agung memenangkan warga tolak pabrik semen, suasana tenda perjuangan di pinggir akses jalan menuju proyek pabrik semen, masih tampak seperti hari biasa. Belasan warga bertahan, tidur maupun makan di bawah tenda.

Joko Priyanto, salah satu tokoh tolak pabrik semen asal desa Tegaldowo Kec. Gunem mengatakan kemenangan itu disambut penuh suka cita. Bahkan sebagian ibu-ibu melakukan sujud syukur di tenda perjuangan. Joko mendesak PT Semen Indonesia mematuhi putusan Mahkamah Agung.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia, Agung Wiharto menyampaikan proses pembangunan pabrik masih tetap dilanjutkan. Kebetulan rencana pabrik beroperasi pada tahun 2017. Meski demikian, pihaknya siap menghormati putusan Mahkamah Agung. Apabila secara resmi mendapatkan putusan tertulis, perusahaan baru menentukan langkah–langkah berikutnya.

Sumber : http://radior2b.com/2016/10/13/bupati-kenapa-rembang-diganggu-terus/

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s